Penjelasan kenapa RAW lebih bagus dibanding JPEG

Oleh:   Dimas Nafik Dimas Nafik   |   8/07/2017 09:28:00 PM
Kadang kalian kebingungan ketika memilih suatu format foto dalam kamera kalian , Apakah JPEG atau Raw dan apasih perbedaan keduannya . Di artikel ini kita akan membahas secara singkat mana tentang JPEG dan RAW . Terkadang kedua pilihan ini menyebabkan kalian kebingungan , jadi kami nafik id berniat untuk sedikit membahas tentang JPEG dan RAW . Kedua format tipe ini biasanya dapat kalian temukan pada kamera DLSR , Mirrorless , bahkan pocket dll sehingga hampir dari kalian pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah RAW dan JPEG . Oke kita langsung bahas saja tentang RAW dan JPEG , dan sesuai di judul artikel ini kenapa RAW lebih bagus daripada JPEG .

Menjadi seorang fotografer atau orang yang hobi memotret terkadang kalian harus memahasi seluk beluk dari kamera kalian tersendiri . Mungkin jika masih baru atau masih pemula kalian hanya mengenal istilah umum type foto dari kamera yaitu JPEG . Tapi dengan membaca artikel ini kami harapkan kamu mendapatkan wawasan baru dan berguna untuk kamu . Baik kita akan bahas secara singkat namun juga mudah untuk kalian pahami .

Apa itu format JPEG dan RAW , oke singkatnya adalah JPEG adalah file matang atau sudah fix jadi yang biasanya kalian pakai pada saat memotret dengan kamera kalian . Sedangkan RAW adalah file / foto mentah yang langsung dikirimkan oleh sensor kamera menuju ke memory card . Secara simpel JPEG adalah file yang sudah matang yang sudah diolah oleh kamera , sedangkan RAW adalah kebalikannya yaitu data mentah . Jadi ketika kalian pilih JPEG berarti hasil yang kalian dapatkan adalah hasil matang setelah pengolahan oleh kamera tersebut .

Lantas apa yang menyebabkan RAW lebih bagus dari JPEG ? oke jadi RAW bisa dikatakan lebih bagus daripada JPEG karena bagi sebagian fotografer membutuhkan proses pengolahan foto atau editing , dengan file RAW maka fotografer akan lebih enak untuk mengubah ubah file foto mereka , misalnya menambah eksposure , wb , saturasi , kontras , color atau warna dan macam macam lainnya. Bagi mereka yang profesional tentunya terbiasa dengan format RAW  karena tuntutan untuk menghasilkan hasil hasil yang lebih berkualitas .

Sedikit info lagi jika kalian memilih file RAW jika dalam editing biasanya kalian akan menemukan hasil yang lebih bagus daripada file JPEG karena cakupan dalam pengeditan atau pengolahan gambar lebih banyak RAW , namun untuk kalian yang lebih menginginkan JPEG tentunya kalian juga masih tetap dapat melakukan pengolahan gambar juga meskipun tidak seluas cakupan RAW . Terkadang jika kalian melakukan pengeditan terlalu over pada JPEG masa hasil yang dihasilkan justru akan membuat foto tersebut tampak buruk .

Untuk catatan memotret denga file RAW tentunya kalian harus mempertimbangkan ini
1. Kalian memotret dengan siapa ?
Jika memang tersebut tuntutan pekerjaan dan kalian harus diwajibkan untuk profesional maka file RAW akan lebih tepat untuk kalian , namun jika kalian sebatas memotret untuk hal hal yang biasa maka file JPEG lebih disarankan .
2. Pertimbangan kapasitas memory 
Jika kalian memotret denga file RAW maka kalian harus bersiap dengan memory ukuran yang cukup besar , karena file RAW mempunyai ukuran yang jauh lebih besar daripada JPEG maka kalian harus juga menyediakan space yang memadai agar moment dapat terambil semua.
3. Kecepatan dalam menangkap moment 
Jika kalian memakai mode RAW kalian juga harus siap untuk mempertimbangkan point ini , karena biasanya memotret dengan file RAW akan memerlukan waktu yang cukup lebih lama daripada JPEG apalagi jika menggunakan mode burst .

Perlu diketahui setelah kalian memilih file RAW jangan takut kalian dengan file type ini , sesudah proses editing atau pengolahan gambar kalian bisa melakukan convert file ini ke bentuk yang lainnya seperti jpeg , jpg , dll . Jadi kalian tetap akan bisa menggunakan file type ini , jadi jangan mengira file RAW enggak bisa digunakan .


Tampilkan Komentar